Rabu, Juni 29
Shadow

Mujahadah Makam Bulan Syawal

Mujahadah makam (Mujahadah Syawalan) bertujuan untuk memohonkan ampunan, barokah kepada Alloh dan syafa’at kepada Rosululloh bagi ahli kubur.

  1. Mujahadah secara berjama’ah pada bulan Syawal sedikitnya 7 (tujuh) hari berturut -turut atau berselang harinya, siang atau malam. Sebaiknya mengajak masyarakat umum. Bagi pengamal Wahidiyah yang belum melaksanakan pada bulan Syawal atau belum cukup tujuh hari supaya melaksanakan / meneruskannya dalam bulan Dzul Qo’dah.
  2. Tempat Mujahadah, di makam. Jika di suatu desa terdapat beberapa makam, supaya berpindah setiap harinya dari makam satu ke yang lain atau membagi jama’ahnya
  3. Pengamal yang tidak bisa melaksanakan mujahadah di makam, termasuk wanita, supaya melaksanakan di tempat lain dengan dua kali lipat. Yakni dua kali 7 hari atau tetap 7 hari dengan dua kali khataman setiap harinya.
  4. Jika di tetangga desa belum ada pengamal / jama’ah Wahidiyah sedapat mungkin bisa melaksanakan Mujahadah makam di desa tersebut.
  5. Pelaksanaan Mujahadah makam supaya diberitahukan kepada pihak-pihak yang di-pandang perlu.
  6. Bagi peserta yang belum bisa membaca Sholawat Wahidiyah dapat membaca “Yaa Sayyidi Yaa Rosuulallooh” berulang-ulang selama berlangsungnya Mujahadah.