Jumat, Desember 2
Shadow

Perkemahan Kubro Putra–Putri Wahidiyah: Akselerasi Potensi Putra-Putri Wahidiyah Menuju Generasi Emas 2045

Penulis: Tatik Farihatul Farihah (BPMW Pusat)

Logo Resmi Perkemahan Kubro Wahidiyah 2022

Dua tahun berlalu tanpa Perkemahan Kubro Wahidiyah. Alhamdulillah, karena pandemi covid-19 berhasil kita lewati, kini tiba saatnya Perkemahan Kubro Wahidiyah kembali diadakan. Dengan antusiasme yang tinggi dari pengamal Wahidiyah di berbagai daerah serta dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah, Perkemahan Kubro Putra-Putri Wahidiyah X – 2022 kembali digelar, dengan mengusung tema “Akselerasi Potensi Putra-Putri Wahidiyah Menuju Generasi Emas 2045”.

Perkemahan Kubro Putra-Putri Wahidiyah merupakan langkah konkret DPP PSW dalam turut membangun generasi muda agar memiliki imtaq dan iptek yang berdaya saing tinggi. Tidak hanya dalam aspek kecerdasan intelektual, tetapi juga dalam kecerdasan emosional serta spiritual. Karena permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda ini semakin hari semakin kompleks. Sehingga diperlukan pembangunan generasi bangsa secara utuh yaitu meliputi kehidupan dunia dan akhirat. Berkembangnya paham materialisme dan hedonisme di kalangan para pemuda, serta didukung oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat para pemuda semakin mementingkan kebahagiaan individu di bidang duniawi saja. Harapan kami dengan adanya Perkemahan Kubro Wahidiyah ini bisa menjadikan wadah bagi para pemuda Wahidiyah khususnya dalam mengembangkan potensi mereka, sehingga terbangun generasi yang berdaya saing tinggi, tangguh, mandiri, memiliki dedikasi serta tanggung jawab terhadap perjuangan Wahidiyah maupun bangsa ini.

Pelaksanaan Perkemahan Kubro Putra-Putri Wahidiyah ke-X akan diselenggarakan pada hari Kamis s/d Minggu, tanggal 29 Desember 2022 sampai dengan 1 Januari 2023. Lokasinya di Bumi Perkemahan Lembah Giri, Wonosalam, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Dengan mengikuti kegiatan ini, peserta akan mendapatkan benefit yang  sangat banyak. Pendalaman ilmu kewahidiyahan serta ilmu pengetahuan lainnya menjadi salah satu benefitnya. Tidak hanya itu, Perkemahan Kubro juga sebagai sarana membangun komunitas pemuda yang positif serta sarana untuk melatih kerjasama dalam tim. Dan tentunya akan mempererat solidaritas antar pemuda Wahidiyah. Mengutip dawuh dari Muallif Sholawat Wahidiyah, “sesama pejuang wahidiyah, berat sama sama diangkat, ringan sama sama dijinjing. Jangan seperti semut yang membawa upo, anehnya ada saja semut yang nongkrong di atas upo dengan makan sekenyangnya.”

Dengan adanya dawuh seperti itu, semoga menyadarkan kita bahwa perjuangan wahidiyah ini harus kita perjuangkan bersama-sama. “Berjuanglah wahai para remajaku. Jangan takut, aku di belakangmu”, dawuh Muallif Sholawat Wahidiyah.

Tinggalkan Balasan