Sunday, January 29
Shadow

Tag: penyiar sholawat wahidiyah

Mujahadah Kubro Wahidiyah Rojab 1444 H/ 2023 M

Mujahadah Kubro Wahidiyah Rojab 1444 H/ 2023 M

Info Terbaru, Mujahadah Kubro, Pengumuman, Pusat
  Mujahadah merupakan makanan pokok bagi para pengamal sholawat wahidiyah. Sehari tanpa mujahadah jiwa ini terasa lapar dan haus, begitu mungkin ungkapan yang tepat mewakili para pengamal sholawat wahidiyah. Pada bulan Rojab ini merupakan waktu untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga para pengamal wahidiyah seluruh penjuru jami'al 'alamin. Hal ini dikarenakan para pengamal sholawat wahidiyah akan berkumpul  dan berdoa bersama dalam rangkaian acara Mujahadah Kubro Wahidiyah Rojab 1444 H. Mujahadah kubro (mujkub) wahidiyah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan Muharrom dan Bulan Rojab. Mujkub kali ini dilaksanakan diawal tahun 2023 tepatnya pada hari Kamis-Senin tanggal 2- 6 Februari 2023 M/ 11-15 Rojab 1444 H di Sekretariat...
KH. Mohammad Ma’roef RA dan Peranan Beliau di balik Perlawanan 10 November

KH. Mohammad Ma’roef RA dan Peranan Beliau di balik Perlawanan 10 November

Info Terbaru, Inspirasi
10 November menjadi salah satu hari penting bangsa Indonesia hingga diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Hal ini ditetapkan oleh Presiden Soekarno melalui keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959. Peringatan ini ditetapkan sebagai usaha mengenang peristiwa pertempuran 10 November 1945 yang terjadi di Surabaya.  Peristiwa 10 November 1945 Pertempuran ini melibatkan 25.000 tentara sekutu serta mengakibatkan sekitar 6000 warga Indonesia gugur. Dalam buku karya Abdul Waid yang berjudul Bung Tomo, Hidup dan Mati Roh Duniawi 10 November, pertempuran ini bermula dari kekalahan Jepang atas Indonesia setelah Proklamasi 17 Agustus 1945. Saat itu pemerintah mengeluarkan dekrit yang menetapkan mulai 1 September 1945 di seluruh daerah harus mengibarkan bendera nasion...
Kaderisasi Mahasiswa Wahidiyah, Cetak Generasi Militan Fondasi Perjuangan

Kaderisasi Mahasiswa Wahidiyah, Cetak Generasi Militan Fondasi Perjuangan

Badan Mahasiswa, Info Terbaru, Pusat
Oleh : Elis Nawati Sebagaimana wacana yang telah ditetapkan jauh hari, Badan Pembina Mahasiswa Wahidiyah (BPMW) Pusat sukses menggelar Kaderisasi Nasional. Bertempat di Villa WoPi, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini terselenggara selama dua hari. Dibuka pada tanggal 1 Oktober 2022, dengan dihadiri oleh sekitar 37 mahasiswa dari berbagai daerah yang merupakan pengurus harian tetap BPMW. Sesuai dengan hasil audiensi (22/9) kemarin, Bupati Kabupaten Malang juga turut serta hadir membuka acara ini. Kaderisasi Mahasiswa Wahidiyah merupakan agenda dengan tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus BPMW se-Indonesia. Menyatukan visi dalam rangka memajukan perjuangan melalui berbagai diskusi dalam penyelenggaraan acara. Analisis sosi...
28 Juli 2022 – Mujahadah Nonstop Daerah Menyongsong Mujahadah Kubro

28 Juli 2022 – Mujahadah Nonstop Daerah Menyongsong Mujahadah Kubro

Pengumuman
Upaya yang dilakukan untuk suksesnya acara Wahidiyah tidak hanya lewat jalan lahiriyah seperti pelaksanaan monitoring evaluasi kegiatan namun juga dengan upaya batiniyah dengan melaksanakan Mujahadah Nonstop. Mujahadah Nonstop merupakan Mujahadah bimbingkan Muallif Sholawat Wahidiyah untuk menyongsong penyelengaraan kegiatan wahidiyah baik kegiatan yang dibakukan oleh Romo Kyai Muallif seperti Mujahadah Syahriyah hingga Mujahadah Kubro maupun kegiatan yang lainnya seperti Asrama Wahidiyah Romadhon dan Perkemahan Kubro Wahidiyah. Dengan melaksanakan Mujahadah Nonstop ini, penyelenggara memohon kepada Allah agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan menghasilkan manfaat serta barokah bagi penyelenggara sendiri maupun bagi masyarakat jami'al alamin. Demi suksesnya Mujahadah Kubro, Dewan Pi...
18 Juni-27 Juli 2022 – Mujahadah Penyongsongan 40 Harian

18 Juni-27 Juli 2022 – Mujahadah Penyongsongan 40 Harian

Pengumuman
Mujahadah Pengamalan 40 hari atau diringkas menjadi 7 hari adalah mujahadah yang dilaksanakan oleh pengamal pemula, dan dapat dilaksanakan ulang oleh para pengamal Wahidiyah. Boleh dilaksanakan sendiri-sendiri (munfaridan) tetapi lebih dianjurkan berjamaah sekeluarga, sekampung atau selingkungan. Dilaksanakan selama 40 hari atau 7 hari berturut-turut dengan adab dan tata cara pengamalan seperti dalam “Lembaran SHOLAWAT WAHIDIYAH”.  Baca juga: Mujahadah 40 Hari Aurod Mujahadah 40 hari dan tata cara pengamalannya