Rabu, Oktober 5
Shadow

Tag: puisi keislaman

Mbah Yai, Wahidiyahkah Kami?

Mbah Yai, Wahidiyahkah Kami?

Puisi
Assalamualaikum, Mbah Yai Salam hormat kami Kami ingin bercerita malam ini Meski hanya dalam mimpi Menceritakan kabar perjuangan Kegundahan hati, kekasih-kekasihmu Inginku letakkan kepala ini di pangkuanmu yang hangat Agar hilang penat dan gelisah yang pekat Wahai pembimbing kami Kami yang mengaku generasi penerus perjuangan mulia ini Kami yang mengaku sanggup terbang tinggi Berlari kencang dan mendaki untuk perjuangan ini Berpeluh dengan kebanggaan menggelegar di dada ini Dengan jumawa kami berteriak Ini wahidiyah kami Ini cahaya penerang jalan kami Ini identitas diri kami Padahal hasil perjuangan kami nihil Mbah Yai, Wahidiyahkah kami? Atas nama Wahidiyah kami selalu membenarkan sifat arogan kami Atas nama Wahidiyah kami berbohong untuk keberadaan kami Kami berka...
Ma’na – Mu

Ma’na – Mu

Puisi
pejam mata hatimu adalah ungkapan ma’na tidur pulas mata hatimu adalah ungkapan ma’na retak rengkah jiwamu – pun adalah ungkapan ma’na jagamu kini adalah ungkapan ma’na bangkitmu kini adalah ungkapan ma’na kilat cahaya jiwamu – pun adalah ungkapan ma’na ma’na dari sekian ma’na ma’na hidupmu di hari besok Di tepian Brantas, 2 Agustus 1988 Download Puisi Ma'na - Mu